CARA MERAWAT JAKET OUTDOOR WATERPROFF (bagian 1)
Sebelum kita bahas mengenai cara merawat serta mencuci jaket taslan atau jaket outdoor waterproof/waterrepellent, ada baiknya jika Sahabat RJ mengetahui mengenai jaket jenis waterproof ini. Jenis dari bahan/Kain (fabric) untuk pembuatan jaket outdoor biasanya terbuat dari polyester ataudari bahan nylon. Pada umumnya mungkin Sahabat RJ lebih mengenal dengan kain taslan, parasut/parasit, atau cordura. Bahan ini baru sedikit waterrepellent, karena bahan kain ini merupakan kimia sintetis yang memiliki sifat hidropobik/dapat menolak air. Maka dari itu dapat ditambahkan lagi dengan satu lapisan tambahan yang dapat disebut dengan "coated/laminated" namun ada juga yang sering menyebutnya dengan "latex" biasanya terbuat dari PU (polyurethane). Bahan inilah yang dapat membuat bahan menjadi lebih waterproof/waterrepellent. Maka akan menjadi jika tingkatan terendahnya dari waterrepellent semakin tebal bahan dari lapisan latexnya maka akan menjadi semakin waterproof serta dapat menjadi semakin sulit jika panas/uap dari tubuh Sahabat RJ dapat keluar karena pori-pori dari kain tersebut sudah sangat tertutup.
Mungkin Sahabat RJ juga sudah mengetahui dengan bahan gore-tex(R). Bahan jenis ini telah diklaim bahannya yang memiliki tingkat waterproof yang besar serta memiliki daya untuk mentransfer uap air yang besar pula sehingga tidak akan pengap saat Sahabat RJ kenakan. Sahabat RJ dapat membeli jaket dengan bahan seperti ini dengan harga yang tinggi juga karena bahan ini cenderung dijual dengan harga mahal.
Sahabat RJ pun dapat mengetahui keberadaan latex tersebut dengan suatu cara. Untuk jenis produk outdoor mungkin akan menjadi sedikit sulit karena biasanya tertutup dengan puring atau semacam lapisan dalam. Cara mudahnya adalah dengan melihat daypack atau drybag dari taslan. Karena bahan jenis ini jarang dicuci serta paling sering terkena panas serta hujan, maka jika Sahabat RJ melihat pada bagian dalamnya akan ada suatu lapisan yang tipis bening yang terkelupas/tidak terkelupas. Inilah yang sering disebut dengan latex/coating.
Kelanjutan artikel ini ada pada bagian ke-2.
Semoga bermanfaat.
Baca juga :

0 comments:
Post a Comment