Suasana Pengiriman Barang

Keamanan dalam pengiriman barang dan kepastian sampai adalah menjadi perhatian serius www.rumahjahit.com , sehingga kami hanya bekerjasama dengan cargo yang bisa dipertanggungjawabkan keberadaanya.

STAND Rumahjahit.com di SMESCO Jakarta

www.rumahjahit.com merupakan perusahaan yang menerapkan profesionalitas dalam pengelolaannya, mempunya SDM yang umumnya masih muda, energik, inovatif, bekerja penuh tanggungjawab, disiplin tinggi dan tentunya SOLID.

Pasar Tanah Abang terbesar di ASIA

Pasar Tanah Abang merupakan pusat perdagangan tekstil utama ke berbagai wilayah di Indonesia dan juga Asia serta dunia.Pasar Tanah Abang terbagi menjadi 3 wilayah gedung yang menjadi pusat perdagangan antara lain Tanah Abang Metro, Tanah Abang Lama dan Tanah Abang AURI.

Tim Rumahjahir.com cukup SOLID

www.rumahjahit.com merupakan perusahaan yang menerapkan profesionalitas dalam pengelolaannya, mempunya SDM yang umumnya masih muda, energik, inovatif, bekerja penuh tanggungjawab, disiplin tinggi dan tentunya SOLID.

Trend Busana Muslimah 2012 OK

Perkembangan tren mode busana muslim di Indonesia termasuk cepat,Memakai jilbab bukan halangan untuk tampil cantik dan menarik...tidak hanya saat melakukan ibadah ..ataupun hari-hari raya besar

Showing posts with label Fashion Busana. Show all posts
Showing posts with label Fashion Busana. Show all posts

Wednesday, December 12, 2012

Fashion Clothing Mens Legging

Fashion Clothing



Jakarta - legging, celana ketat memiliki bahan stretch ini tidak lagi jadi punya wanita. di negara dengan musim dingin, legging tengah jadi trend fashion terbaru untuk beberapa pria. ya, beberapa pria !

layaknya yang diambil dari telegraph, megging atau kepanjangan dari male legging dikabarkan tengah jadi idola beberapa pria. apalagi selebriti layaknya justin bieber, russle brand serta lenny kravitz sering kali kepergok kenakan fashion item yang satu ini.

beragam brand retail layaknya uniqlo, barneys serta nordstorm juga turut jual megging. saat ini wabah megging tengah memasuki negara kelahiran ratu elizabeth. brand retail asal jepang, uniqlo telah mulai menjual megging via website resmi spesial warga inggris.

menurut tom teodorczuk, penulis artikel fashion memprediksi bahwa megging dapat popular di inggris. megging diperkirakan dapat mengikuti kepopuleran trend fashion skinny jeans pada pria, yang saat ini sudah jadi celana ikonik di inggris.

di antara warga inggris yang telah memakainya yaitu mark dorosz. pria berumur 34 th. ini menyebutkan bahwa megging amat nyaman bila dibanding dengan celana jeans berpotongan skinny.

legging pria tambah lebih nyaman daripada skinny jeans. saya senantiasa memiliki wujud kaki yang bagus serta mengasyikkan terasa bila dapat memamerkan kaki saya pada seluruh orang. beberapa orang yang kenakan pakaian eksotik di new york yang tidak hiraukan bila melihat pria kenakan legging jika tampak bagus padanya, tutur pria yang bekerja sebagai entrepreneur di bidang internet yang tinggal di upper east side, mahattan.

menurut dorosz, beberapa orang-orang yang mentertawakan pria yang kenakan legging didalam 12 bln. lantas. namun saat ini, mereka justru mendatangi saya serta menyebutkan, anda tampak luar biasa.

sesaat itu, sebagian pria tetap berasumsi bahwa megging yaitu sesuatu penghinaan pada maskulinitas. gabriel cru, pria berumur 35 th. dari bronx menyebutkan, pria menggunakan legging ? pergi dari sini. kami tidak lakukan pria menggunakan legging di new york. itu orang eropa !

menurut lucy sykes, desainer asal inggris yang berbasis di new york memperingatkan bahwa saat kenakan megging dapat amat sukar bikin seseorang tampak menarik. hanya satu pria yang dulu saya tengok terlihat bagus waktu gunakan legging yaitu rekan saya neil. dia tetap muda, berkulit gelap serta tampan serta kenakan legging untuk tampak di acara pentas ballet di lincoln centre.

bagaimana dengan anda, tertarikah dengan pria yang memakai megging ?


Diposkan oleh : www.rumahjahit.com

redaksi : redaksiatwolipop. com

Tuesday, November 13, 2012

Tinggalkan 'Dunia Khayal', Rancangan Busana Ivan Gunawan Kini Lebih Minimalis

fashion busana



Jakarta - Realita mengalahkan imajinasi. Begitulah yang kini tergambar dari rancangan busana Ivan Gunawan. Desainer yang juga selebriti ini mantap mengubah konsep rancangan jadi lebih ready to wear dibandingkan koleksi-koleksi sebelumnya.

Dulu Ivan banyak bermain dengan warna-warna terang, garis rancang festive, penuh khayal, dan biasanya hanya cocok dipakai sebagai 'kostum' panggung hiburan. Kini gaya tersebut tak lagi terlihat di koleksi terbarunya, yang bertema 'Mysterious Regal'. Pertama kali ditampilkan di Jakarta Fashion Week 2013, rancangan pria berusia 31 tahun ini didominasi warna hitam, putih, dengan sentuhan emas dan silver.

"Sekarang sudah tidak ingin berkhayal, realistis. Ingin busana nya laku," ujar Ivan, ditemui saat konferensi pers di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (11/11/2012).

Ivan memang mengakui bahwa koleksi busana nya terdahulu tak terlalu laku di pasaran. Belajar dari pengalaman, pemilik label 'IG Ivan Gunawan' ini pun putar haluan ke rancangan yang lebih minimalis.

"Belajar dari pengalaman. Kalau terlalu heboh, nggak bisa dipakai. Sekarang saya mikir bisnis. Nggak mau busana saya hanya masuk museum. Saya ingin busana rancangan saya terdistribusi jadi nggak mau macam-macam," urai Ivan.

Bicara soal koleksinya sekarang, keponakan desainer kondang Adjie Notonegoro ini menonjolkan keseksian wanita. Bukan seksi yang mengumbar aurat berlebihan, tapi seksi yang elegan, misterius dan smart. Memperlihatkan lekuk tubuh dengan penggunaan kain tulle transparan, namun ada bagian-bagian 'vital' dari wanita yang ditutupi dengan aplikasi sulam, bordir dan kristal berbentuk bunga.

Gaun banyak mengekspos bagian punggung, dengan potongan yang rendah hingga mendekati pinggul. Untuk menggambarkan keseksian yang elegan, Ivan banyak menghadirkan busana bermaterial transparan seperti tulle dan chifon. Menerawang, namun jauh dari kesan vulgar. Aura seksi juga hadir lewat gaun dengan belahan paha tinggi.

Detail, yang menjadi salah satu penekanan pada rancangannya dihadirkan lewat aplikasi dari potongan-potongan renda, bordir, lipit, layering dan ruffle berlapis-lapis. Bahkan ada beberapa gaun yang menggunakan kain sepanjang 100 meter karena detail yang rumit memerlukan bahan cukup banyak.

Meskipun mengaku rancangannya kini lebih minimalis dibandingkan koleksi sebelumnya, Ivan sepertinya tak mau meninggalkan unsur 'bling-bling'. Pengunaan kristal diterapkan pada semua rancangan yang berjumlah 35 set. Terlihat tumpukan kristal memenuhi bagian atas busana, lengan hingga sedikit pada bagian bawah gaun.

Ada satu lagi yang berbeda dari peragaan busana Ivawww.rumahjahit.comn yang terdahulu. Panggung runway tak lagi dipenuhi para selebriti yang biasanya membawakan rancangan dengan gaya ekspresif dan humoris ini.


Dikutip oleh: www.rumahjahit.com
Sumber Redaksi: redaksi[at]wolipop.com



Friday, November 9, 2012

Kebaya Obin & Parade Busana Muslim Ramaikan Hari ke-6 JFW 2013

Fashion Busana
Jakarta Fashion - Perhelatan Jakarta Fashion Week 2013 (JFW) kembali meriah meskipun sempat terjadinya insiden tenda bocor di fashion tent yang mengakibatkan batalnya beberapa peragaan busana pada Selasa (6/11/2012) dan Rabu (7/11/2012). Kali ini, fashion show berlangsung di fashion loft, tepatnya di lantai 5, Plaza Senayan, Jakarta.

Di hari ke-6 ini, JFW 2013 telah diramaikan oleh kebaya Obin dan parade busana muslim. Fashion Show pertama yang ditampilkan, yaitu hasil karya dari Obin dan timnya dari BIN house yang mengusung tema 'Time Traveler'. 48 busana yang ia pamerkan tersebut mengedepankan kain batik pesisiran dengan berbagai macam kebaya tradisional yang didesain apik, mulai dari yang tanpa lengan, lengan pendek, hingga panjang sekalipun. Bahkan ada juga kebayanya yang didesain menyerupai cheongsam.

Beberapa rangkaian busananya yang telah dipersiapkan selama satu tahun tersebut, juga menggunakan kain tenun dengan ragam bordir yang cantik. Peragaan busana yang disponsori oleh Bank BRI itu juga sekaligus merayakan 40 tahun perjalanan karir Obin yang penuh dedikasi sebagai seniman kain yang mengembangkan seni kain Nusantara.

Peragaan busana selanjutnya bertema 'Luxurious Modesty'. Fashion show ini mengedepankan busana muslim yang terlihat glamor, elegan, serta modern. Empat desainer yang terlibat dalam peragaan busana yang kedua tersebut yaitu Itang Yunasz dengan ragam busana muslim wanita dengan perpaduan warna hitam dan putih. Motifnya pun hadir dengan corak bunga-bunga cantik yang dapat membuat pemakainya terlihat feminin.

Setelah itu, dilanjutkan oleh karya Monica Jufry. Ia mengusung tema 'Busy Pretty', yang diilhami dari gaya seorang muslimah aktif, dinamis, dan selalu berpacu dengan waktu yang dituntut kreatif untuk penampilan yang terlihat chic dan cantik. Materi yang digunakan pada busananya berupa chiffon, taffeta, sequin, tenun, dan satin.

Desainer ketiga yaitu Irna Mutiara. Burung kenari dengan keindahan bulunya, suaranya, serta dinamika gerakannya, menjadi inspirasi rancangan Irna. Warna kuning cerah dengan hitam, abu-abu dan broken white, membuat busana karya desainer ini terlihat tidak monoton. Detail bordir Tasikmalaya dan Sumatera Barat yang dipadukan dalam satu kesatuan tema, menambah kaya rasa pada busananya kali ini.

Setelah itu giliran Ronald V.Gaghana memamerkan hasil karyanya. Desainer yang satu ini mengambil tema 'Passion'. Koleksi busana muslim yang ia buat, terlihat sangat modern, serta lebih mementingkan kenyamanan dan stylish. Dengan siluet yang sangat sederhana, busananya tersebut terinspirasi gaya teknik embroidery Maroco dan Cina dengan paduan Art Nouveau floral yang sangat dekoratif.

Pada fashion show ke-3, telah diramaikan oleh APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia). Terdapat tujuh desainer yang terlibat dalam fashion show kali ini, diantaranya Jeny Tjahyawati, Ida Royani, Adhy & Alie, Merry Pramono, Tuty Adib, Defrico Audy, serta Nuniek Mawardi.

Ketujuh desainer tersebut mengusung konsep yang berbeda-beda, dengan ciri khas mereka masing-masing. Busana muslim yang mereka kedepankan lebih terlihat mewah, fashionable, etnik, serta elegan. Warna-warnanya pun bervariasi. Ada yang didominasi palet netral seperti hitam, ada juga yang berwarna cerah, seperti emas, merah, kuning, pink, dan toska.





DFikutip oleh: www.rumahjahit.com


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com


Wednesday, July 25, 2012

Wow, Gaun dari Kulit Jeruk Bali Ini Dibuat Tahun 1939 !

Baju Unik

Jakarta - Anda tentu pernah mendengar atau melihat gaun yang terbuat dari bulu unggas, bulu binatang, daging, keju, bahkan ada yang terbuat dari permen. Namun, jauh sebelum itu semua ada sebuah gaun yang dibuat dari kulit buah.

Baju legendaris tersebut diluncurkan dalam majalah National Geographic edisi tahun 1939. Dalam foto tersebut terlihat seorang wanita muda yang berpose dalam gaun yang seluruhnya terbuat dari bahan kulit jeruk Bali. Meskipun potongan kulit jeruk bali tesebut dijahit di atas kertas, namun tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana gaun tersebut dibuat dan berapa lama proses pembuatannya.

Sekilas, foto ini mirip dengan karya pengarah gaya Grace Coddington yang kini menjabat sebagai Creative Director dari majalah Vogue Amerika untuk perayaan musim panen di Rio Grande Delta. Dibuat langsung dengan tangan untuk memberikan penghargaan kepada sang pencipta yang memberikan kesuburan selama awal bulan semi, seperti yang dikutip dari Dailymail.

Rio Grande Delta, yang terletak di ujung selatan Texas, adalah produsen jeruk terbesar ketiga di Amerika. Grapefruit atau yang biasa Anda kenal dengan jeruk Bali merupakan tanaman dengan jumlah produksi terbesar di sana, yakni hampir 70%.

Setelah baju berbahan kulit jeruk bali tersebut diluncurkan, banyak desainer ternama yang terinspirasi untuk merancang sebuah karya yang bahannya dapat dimakan, seperti majalah Twelv yang menampilkan gaun dengan bahan dasar Gummy Bear (permen kenyal) di awal tahun ini.

Ada pula artis Korea Selatan yang memakai gaun dengan bahan dari terong yang diiris-iris, dan yang paling fenomenal adalah Lady Gaga yang mengenakan gaun yang berbahan daging sapi mentah dalam acara MTV Video Music Awards.

Dikutip oleh : www.rumahjahit.com 

Sumber : redaksi[at]wolipop.com



Friday, June 8, 2012

Fashion Do's & Don'ts: Sensualitas Kate Middleton dalam Balutan Lace

Jakarta - Bahan lace atau akrab di telinga orang Indonesia dengan brokat, kerap dipakai untuk busana pesta hingga tradisional. Lace memiliki banyak jenis, mulai dari motif bordir, renda hingga penggabungannya dengan kain yang lebih solid.

Dalam dunia fashion, lace kerap dijadikan bahan untuk membuat gaun malam karena teksturnya yang mewah dan memberikan kesan aristokrat sekaligus sensual. Bagaimana tidak, jenis kain yang satu ini senantiasa transparan dan memperlihatkan kulit pemakainya jika tidak dilapisi dengan furing.

Banyak seleb yang keliru menerapkan gaun lace, baik dari segi pemilihan warna hingga model busana. Alhasil mereka terlihat norak, berlebihan dan vulgar. Dengan porsi yang tepat dan seimbang, lace akan membuat pemakainya ultra elegan, sensual tanpa mengumbar seksualitas.

Contoh terbaik bisa dilihat dari penampilan sang Duchess of Cambridge, Kate Middleton. Istri dari Pangeran William ini konsisten menampilkan gaya terbaiknya dalam balutan lace, mulai dari acara pernikahannya hingga acara kenegaraan lainnya.

Coba perhatikan dari keempat foto yang ditampilkan, ia tak pernah mengenakan busana lace yang terbuka lengannya atau model kemben. Di acara pernikahannya, gaun panjangnya memang memiliki korset bagian dalam, namun dilapisi oleh lace yang menutupi hingga pergelangan tangan.

Batasan seksi bisa dilihat dari gaya garis leher yang rendah (plunging neckline). Untuk pilihan aman, lace yang berwarna dipadukan dengan furing warna putih, sedangkan lace monokromatis seperti hitam, beige dan putih disesuaikan dengan lipasan warna kulit. Jangan lupa menggunakan busana lace yang lengannya menutupi lengan agar kesan seksi tak terlalu berlebihan.

(fer/hst)

Sumber : http://wolipop.detik.com
Dipost oleh : www.rumahjahit.com

Saturday, June 2, 2012

Fashion Do's & Don'ts: Elegansi Gaun Pengantin Catherine Wilson

Jakarta - Akhirnya, model cantik Catherine Wilson-atau akrab dipanggil Keket-mengakhiri masa lajangnya dengan melangsungkan akad nikah di Masjid Pondok Indah pagi ini, Jumat (1/6/2012). Istri dari Achmad Muckhlas Arofat tersebut terlihat cantik mengenakan kebaya serba putih.

Wanita mana yang tidak ingin terlihat cantik di momen bahagianya? Keket yang senantiasa tampil sumringah, terlihat elegan dengan sentuhan lipstik merah di bibirnya. Sangat tepat untuk menonjolkan kecantikan dari busana serba putih yang simpel.

Pemilihan kebaya dengan detail payet dan aplikasi bunga tiga dimensi sangat tepat dalam acara ini. Selain memang menjadi tren mode yang sedang digandrungi saat ini, detail-detail tersebut memperkaya khasanah kebaya yang dikenakannya.

Keket yang memiliki tubuh tinggi semampai kerap memilih high heels untuk gaya keseharian. Namun di pernikahannya ia memilih untuk mengimbangi suaminya dengan memilih sepatu satin putih model kitten heels. Tinggi keduanya pun terlihat lebih harmonis dan sesuai.

Veil, atau penutup kepala yang dipilih Keket juga memberikan kesan lembut karena terbuat dari materi tipis transparan yang dihiasi aplikasi payet bebungaan. Terbukti dari gaun akad nikah Keket, koordinasi serba putih akan terlihat maksimal dengan sentuhan payet dan aplikasi dalam porsi yang tepat.

(fer/eya)
Sumber : http://wolipop.detik.com
Di posting ulang   www.rumahjahit.com

Monday, March 26, 2012

Trend Fashion 2012: Kembalinya Pesona Tahun 1920-an






Setiap tahunnya, trend fashion selalu didominasi oleh style-style yang berbeda. Di tahun 2011 ini, gaya retro ala tahun 1970-an dan sedikit gaya Korea telah menyemarakkantrend fashion kita. Lalu bagaimana kah dengan tahun 2012 mendatang?

Walau tidak sepenuhnya berbeda dari tahun 2011, tema fashion kita di tahun 2012 mendatang akan cukup unik karena kita akan diajak kembali pada masa 92 tahun yang lalu, tepatnya di tahun 1920. Tahun 1920 adalah tahun dimana para ‘wanita berjiwa baru’ muncul. Maksud ‘wanita berjiwa baru’ di sini adalah para wanita yang mulai memberontak dari lilitan sosial dan tata krama, kemudian mulai lebih berpikir pada karir dan pernikahan yang tak diatur. Alhasil, ada perubahan drastis pada cara mereka berpakaian. Sebagian besar dari mereka tidak lagi menggunakan korset yang pada saat itu adalah barang wajib bagi setiap wanita. Sebagai gantinya, mereka mulai berpakaian sedikit longgar dan terbuka.

Pakaian simple dengan warna-warna cerah namun elegan, mantel bulu, potongan rambut bob, topi cloche, gaun sepanjang lutut, serta kalung berantai panjang adalah ciri khas wanita berpakaian pada masa itu. Dan tema itu lah yang akan menemani kita di tahun 2012 mendatang. Sepatu wedges tentunya tak akan ketinggalan untuk mempercantik kaki kita, namun sepatu flat simpel juga akan menjadi trend.

Gambaran fashion tahun 1920-an dan Trend topi pada tahun 1920-an:















Sumber; www.beautydaylyli.com