Monday, November 4, 2013

JENIS JARUM JAHIT

JENIS JARUM JAHIT



Jarum jahit memiliki beberapa macam ukuran serta fungsi yang berbeda. Berikut ini merupakan jenis-jenis jarum jahit :
  1. Jarum serbaguna (jarum sharp) : Jarum serbaguna ini sangat cocok untuk  menjahit dengan menggunakan tangan. Ujung dari jarum serbaguna ini tajam, mata jarum berbentuk bundar, dan memiliki panjang yang sedang.
  2. Jarum wol atau jarum bordir : Jarum ini hampir sama dengan jarum serbaguna, tetapi mata pada jarum ini lebih panjang, sehingga lebih mudah untuk memasukkan beberapa helai benang dalam sekaligus atau bahkan memasukkan benang sulam dari bahan wol.
  3. Jarum mesin jahit (untuk mesin jahit manual, semiotomatis maupun otomatis) : Mata pada jarum jenis ini berada sebelum pada bagian ujung yang runcing dari jarum tersebut.
  4. Jarum mesin jahit industri : Jarum jenis ini berbentuk silinder secara keseluruhannya dan tidak memiliki bagian yang pipih seperti pada jarum mesin jahit maual.
  5. Jarum mesin obras : Jarum pada mesin obras lebih pendek dari pada jarum mesin jahit. Mesin obras ini menggunakan beberapa batang jarum obras dalam sekaligus penggunaannya.
  6. Jarum kembar : Disebut jarum kembar karena dalam sebatang pada jarum ini terdapat dua mata jarum. Jarum jenis ini sering digunakan sewaktu membuat jahitan aplikasi atau digunakan untuk menjahit kelim tiras kain.
  7. Jarum bolpoin : Jarum jenis ini memiliki ujung yang tumpul, dan digunakan untuk menjahit bahan yang melar seperti bahan rajutan serta kaos. Ukuran 5-10.
  8. Jarum tapestri : Jarum jenis ini memiliki mata jarum yang besar serta ujung jarum yang tumpul untuk membordir. Ujung jarum yang tumpul dapat menembus bahan yang dijahit tanpa merusaknya. Ada juga jarum tapestri yang memiliki dua mata jarum.

Semoga bermanfaat.

Baca artikel lainnya :
HAMBATAN SAAT MENJAHIT (bagian 1)
HAMBATAN SAAT MENJAHIT (bagian 2)

0 comments:

Post a Comment